KOMUNIKASI PROFETIK-SHIDIQ PURWA PANDAWA (18107030109)
Komunikasi profetik adalah komunikasi yang dapat didefinisikan sebagai fenomena komunikasi dalam kehidupan sehari (Nashori, et all, 2020). Komunikasi profetik juga seringkali disebut sebagai komunikasi kerasulan atau kenabian, bukan hanya berarti komunikasi seperti nabi, dalam dakwah dan komunikasi namun lebih dari itu. Komunikasi profetik dibahas dalam salah satu buku "Komunikasi Profetik : Perspektif Profetika Islam dalam Komunikasi" karya Holy Rafika Dhona (2020).
Dalam mata kuliah ini mahasiswa diajarkan bagaimana memahami konsep paradigma profetik, komunikasi dalam quran dan hadist, serta nilai komunikasi profetik. dan juga secara khusus dalam analisis praktik pemberdayaan masyarakat (empowerment) dan pembelaan terhadap kaum yang lemah (mustad’af).
Dalam surat al imran dijelaskan :
كُنْتُمْ خَيْرَ اُمَّةٍ اُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُوْنَ بِالْمَعْرُوْفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ ۗ وَلَوْ اٰمَنَ اَهْلُ الْكِتٰبِ لَكَانَ خَيْرًا لَّهُمْ ۗ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُوْنَ وَاَكْثَرُهُمُ الْفٰسِقُوْنَ
“Kamu (umat Islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.”
Dalam ayat diatas adalah pembuktian terkait komunikasi profetik. Ayat diatas secara tidak lamgsung menjelaskan bagaimana komunikasi profetik dalam al – qur’an. Ayat diatas memperintahkan kita untuk berbuat hal baik dan mencegah keburukan. Sebagaimana dasar dari komunikasi profetik adalah komunikasi yang disebut sebagai komunikasi nabi yang berarti berpegang teguh pasa al – qur’an
Namun, bukan hanya komunikasi lisan saja, komunikasi non verbal juga termasuk kedalamnya maka dengan demikian ayat tersebut bisa ditafsirkan sebagai salah satu ayat yang menggbarkan serta menerangkan komunikasi profetik sebab disana tertulis berlaku baik yang berarti bagaimanapun kita harus bersikap baik, baik lisan, mau pun non lisan.
Dalam mata kuliah ini diharapkan mahasiswa dapat mencapai pemahaman terkait perkembangan sosial humaniora dan mengerti serta mampu menjelaskan terkait komunikasi profetik serta dapat menjalankannya dalam kegiatan sehari – hari.
@awwa_pandawa
Label: komunikasi, komunikasi profetik, komunikasi uin sunankalijaga

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda